Deus gubernat, nos pugnamus et gratias agimus.(Tuhan yang memimpin, kita bertempur dan bersyukur) NATUS VINCERE-VERITAS NUMQUAm PERIT
Pengenalan dan Praktik Penggunaan Alat Non-Destructive Test (NDT) untuk Audit Forensik Struktur
Pengenalan dan Praktik Penggunaan Alat Non-Destructive Test (NDT) untuk Audit Forensik Struktur Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam menggunakan berbagai instrumen Non-Destructive Test (NDT) yang krusial untuk kegiatan audit forensik struktur. Metode NDT memungkinkan pemeriksaan kondisi internal dan eksternal suatu material tanpa merusak struktur aslinya, menjadikannya pendekatan ideal untuk evaluasi integritas bangunan, jembatan, dan infrastruktur lainnya. Tujuan Pelatihan: Memahami prinsip dasar dan aplikasi dari masing-masing metode NDT yang akan diajarkan. Mampu mengoperasikan berbagai alat NDT secara mandiri dan efektif di lapangan. Menganalisis dan menginterpretasi data hasil pengujian untuk menyimpulkan kondisi dan tingkat kerusakan pada struktur. Meningkatkan kapabilitas dalam melakukan investigasi forensik dan evaluasi struktural. Mengoptimalkan efisiensi proses audit dengan meminimalisir intervensi destruktif. Materi yang Akan Dipelajari: Pelatihan akan terbagi menjadi sesi teori dan praktik untuk setiap instrumen: Ultrasonic Pulse Velocity (UPV): Mengukur kecepatan gelombang ultrasonik untuk menilai kualitas dan homogenitas beton, serta mendeteksi retakan dan rongga. Rebar Scanner: Menentukan lokasi, diameter, dan kedalaman tulangan (rebar) di dalam struktur beton. Crack Width Gauge: Mengukur lebar retakan pada permukaan beton secara akurat untuk memantau perkembangan kerusakan. Hardeness Test (Schmidt Hammer): Mengukur kekerasan permukaan beton untuk mengestimasi kuat tekan beton. Chemical Inspection & Carbonation Test: Mengidentifikasi tingkat karbonasi beton, yang merupakan salah satu penyebab utama korosi tulangan. Pile Integrity Test (PIT): Menilai integritas pondasi tiang pancang (pile) untuk mendeteksi potensi cacat atau kerusakan. Corrosion Test: Mengukur potensi korosi tulangan di dalam beton menggunakan metode setengah sel (half-cell potential). Geoelectric Test: Menerapkan metode geolistrik untuk mendeteksi kondisi di bawah permukaan tanah atau pada struktur besar. Hasil yang Diharapkan: Peserta akan memiliki kompetensi yang kuat dalam menggunakan alat-alat NDT untuk mendukung pekerjaan audit forensik. Mereka akan mampu menyusun laporan hasil pengujian yang akurat dan berbasis data, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang tepat terkait perbaikan atau penguatan struktur. Pelatihan ini sangat direkomendasikan bagi para insinyur struktur, auditor, atau tenaga ahli yang terlibat dalam pekerjaan evaluasi, rehabilitasi, dan investigasi kegagalan struktur.
awefendi
3/22/20251 min read


My post content